Rabu, 24 Februari 2016

Pembentukan karakter dengan kebiasaan Rileks dan Tenang

Dari banyak klien yang mengikuti program saya, sebagian besar tidak paham kenapa masalah terjadi pada kehidupan mereka. Tanpa sadar juga mereka membuat sebuah kebiasaan dalam kesehariannya. Banyak yang tidak memahami secara komprehensif bagaimana kehidupan ini berjalan. Karena itulah, semua program saya diawali dengan pembentukan karakter dengan kebiasaan.

Saya memberikan sebuah latihan dengan metode Rileksasi Energi. Latihan  ini dilakukan sesering mungkin pada setiap harinya.  Tujuan dari latihan ini adalah membuat setiap peserta memiliki sebuah kebiasaan untuk bisa rileks dan tenang. Kenapa harus Rileks dan Tenang? Kenapa pembentukan karakter dengan kebiasaan untuk selalu Rileks dan Tenang yang saya jadikan awal dari setiap program saya?

Apa yang dimaksud dengan karakter dan sikap? anda bisa membaca mengenai ini di artikel saya : Karakter Diri dan Sikap 

Karakter Tenang menjadi sesuatu yang dibutuhkan tiap orang. Terutama ketika sedang menghadapi masalah atau saat hendak mengambil keputusan. Orang yang memiliki karakter Tenang tidak pernah galau, panik tergesa-gesa, tidak emosional, tidak overacting. Orang tenang akan bisa menerima informasi lebih banyak, hingga dia bisa lebih memahami.

Rileks dan Tenang adalah sebuah kondisi yang membuat kita bisa memahami pikiran dan hati kita sendiri. Rileks adalah sebuah kondisi yang ada pada fisik kita, kondisi fisik yang rileks akan memudahkan kita untuk bisa masuk ke dalam kondisi tenang. Kondisi tenang ini sebenarnya ada pada jiwa/hati/rohani kita. Jika kita bisa tenang, maka kita akan bisa lebih mudah menyadari pikiran. Ini adalah sebuah proses yang mirip dengan metode meditasi atau tafakur. Proses ini akan lebih efektif dan efisien karena menggunakan sarana energi.

Energi yang digunakan adalah energi yang ada di dalam diri setiap peserta, dalam metode rileksasi energi ini akan ada beberapa afirmasi yang diucapkan di dalam hati. Afirmasi ini sebenarnya dalah sebuah kata kata yang memicu aktifnya energi yang ada di dalam diri peserta. Afirmasi ini saya buat dengan menggunakan metode Program Setting dari ilmu Energi Spiritual Nusantara. Jika afirmasi ini diucapkan akan ada energi dari programn setting afirmasi tersebut yang aktif, ketika energi ini aktif maka akan memicu aktifnya energi yang ada di dalam diri setiap peserta.

Dimulai dari afirmasi dengan kata “RILEKS” ..energi yang muncul dari kata Rileks ini akan membuat fisik semakin mudah untuk bisa nyaman dalam setiap tempat dan kondisi. Afirmasi ini adalah juga sebuah sugesti bagi pikiran. Dalam ilmu NLP maka setiap kata tersebut mempunyai arti yang dipahami secara berbeda oleh pikiran kita. Apalagi jika afirmasi ini diberikan setting program energi. Maka efektifitasnya akan menjadi jauh meningkat. Membuat setiap peserta melakukan self hipnosis sehingga fisiknya menjadi mudah rileks.

Kebanyakan dari kita tidak menyadari bahwa kita tidak memiliki  kebiasaan ( silahkan baca artikel saya sebelum ini : Membangun karakter diri dengan  kebiasaan ) untuk bisa membuat tubuh menjadi rileks, Mungkin jika kita sedang berada dirumah, bersantai dengan keluarga, tanpa sadar kita bisa rileks, tapi apakah kita bisa rileks jika sedang dalam kesibukan beraktifitas? Jika fisik tidak rileks maka akan semakin sulit bagi kita untuk bisa menyadari pikiran kita sendiri. Jika kita membiasakan diri untuk rileks maka kita akan memiliki sebuah kebiasaan/habbit. Langkah selanjutnya, kita bisa lebih menyadari pikiran kita dalam setiap kondisi. Nah, inilah yang akan membuat kita memulai sebuah proses untuk Pembentukan karakter dengan kebiasaan Rileks dan Tenang.

Proses selanjutnya dalam Rileksasi Energi adalah masuk ke dalam Jiwa Tenang. Jiwa/hati ini letaknya lebih dalam dibandingkan dengan pikiran kita. Jiwa/hati adalah sebuah bagian tubuh yang bersifat etherik ( bio-plasmik/bio-listrik  ) .

Tubuh eterik mempunyai bentuk seperti tubuh fisik. Bagaikan kembaran tetapi lebih besar dari tubuh fisik. Bagian tubuh ini disebut Bio-listrik di dalam dunia kedokteran.Tubuh eterik ini sangat penting karena seluruh energi kehidupan dan energi dari Alam Semesta mengalir masuk melalui tubuh eterik ke tubuh fisik, sehinga tubuh fisik dapat melangsungkan kehidupannya. Tubuh eterik juga merupakan suatu jembatan penghubung untuk menyampaikan gelombang-gelombang pikiran danperasaan dari lapisan tubuh astral ke tubuh fisik yang lebih padat dan kasat mata. Tanpa tubuh eterik, ego manusiapun tidak dapat menggunakan sel-sel otaknya.

Hati yang sifatnya eterik ini tidak dapat dilihat dengan kasat mata seperti organ tubuh yang lain. Salah satu bagian dari hati adalah jiwa tenang. Jika kita bisa masuk ke dalam kondisi Jiwa Tenang yang letaknya lebih dalam dibandingkan jiwa ego, amarah dan keinginan atau bahkan pikiran, maka kita bisa mulai menyadari bagian bagian dari jiwa atau pikiran yang lebih luar ( karena lebih dalam, tentunya frekuensinya lebih rendah ). Supaya lebih paham, anda bisa melihat gambar berikut ini.


Dalam gambar tersebut terlihat hati/jiwa terletak jauh lebih dalam dibandingkan dengan pikiran. Tempat dari hati/jiwa ini ada di bagian batang otak.

Proses ini sebenarnya hampir sama dengan Ritual Meditasi dan Tafakur, supaya hasilnya lebih optimal maka saya menggunakan energi sebagai sarana untuk masuk ke bagian pikiran, alam bawah sadar dan kemudian bagian hati/jiwa/rohani.

Afirmasi : “…Tenang…”  akan mengaktifkan energi yang membawa masuk ke frekuensi Jiwa Tenang ( sebelumnya : afirmasi “rileks” sudah membuat fisik menjadi rileks dan kemudian energi tersebut akan membawa masuk ke dalam frekuensi Alam Bawah Sadar ) dan membuat otak menerima input sugestif yang membuat Tenang.

Manfaat masuk ke Dalam kondisi jiwa tenang ini adalah :
  1. Dapat menyadari bekerjanya pikiran/hati.
  2. Bisa Paham dengan pola kerja pikiran/hati
  3. Bisa me-Milah Pikiran/hati
  4. Bisa me-Milih apa yang harus dipikirkan(pikiran) dan dirasakan(hati)
  5. Bisa memanfaatkan Energi Kekuatan Pikiran dan Hati, Hukum Tarik Menarik ( The Law Of Attraction ) 
Jika sudah bisa masuk ke dalam Jiwa Tenang, maka kita akan dapat menebarkan Kedamaian ke sekitar kita, afirmasi “Damai” adalah sebuah pin energi yang bisa digunakan untuk menebarkan energi pink -  kasih sayang dengan berbagai macam kualitas atau level untuk bermacam macam kegunaan.

Energi Kasih Sayang yang kadang kadang bisa dilihat oleh beberapa orang dengan warna merah muda ( pink ) dan dirasakan sebagai ketenangan, kenyamanan dan kedamaian ini sebenarnya ada di Pusat Energi Dada ( Referensi : Chakra Anahata ) . Pengaktifan chakra anahata ini sangatl sulit untuk dilakukan secara mandiri, dibutuhkan energi dari luar sebagai pemantik atau pemicunya, Pin energi “damai” akan membantu anda memicu chakra anahata agar bisa aktif dan memancarkan energi kasih sayang.

Melalui Rileksasi Energi level 1 ( Referensi : Cara Melakukan Rileksasi Energi Level 1 ) kita akan bisa memanfaatkan energinya untuk kegunaan tertentu. Rileksasi Energi Level 2 akan lebih berfokus ke Energi dari Chakra Anahata ini.

Pembentukan Karakter dengan Kebiasaan Rileks dan Tenang ini bisa didapatkan dengan cara yang relatif mudah bagi mereka yang rajin melakukan latihan Rileksasi Energi. Karakter tenang akan memunculkan sikap yang selalu tepat dengan kondisi yang dihadapi. Sifat tenang, dan perlahan-lahan tentu tidak identik dengan kelambanan sehingga melewati deadline, namun ia bergerak secara tertata. Demikian pula sifat tergesa-gesa; ia harus dibedakan dengan sikap positif dan penuh percaya diri, yang kadang ditampilkan dan dikesankan dengan bertindak tergesa-gesa dan terburu-buru. Karakter ini perlu ditumbuhkan, cara menumbuhkannya juga dengan latihan ( Ada banyak orang sukses yang sudah memiliki karakter yang bagus sejak kecil, dan ada juga yang merupakan hasil dari kebiasaan, referensi : karakter orang sukses bukan dibuat secara instan )

Orang yang memiliki karakter Tenang akan memiliki sikap yang lembut dan kalem, kemudian mempunyai konsentrasi yang tinggi untuk menata dirinya agar lebih baik. Ia kelihatannya berada dalam kebisuan, tapi pikirannya bergerak dinamis, respond hatinya selalu bisa ditata dengan baik, sehingga seluruh potensi energi yang ada di pikiran dan hatinya bisa digunakan.  Ia dapat bertindak dengan pikiran dan hati yang tertata dengan baik. Biasanya orang yang seperti ini menjadi sangat bijaksana. Kalau teori manajemen modern merekomendasikan bahwa sebuah manajemen yang baik harus mengandung unsur POAC (planning, organizing, actuating, dan controlling), maka seorang yang memiliki karakter Tenang, dan tidak tergopoh-gopoh akan memiliki kesempatan yang penuh untuk melakukan controlling, baik terhadap dirinya sendiri sehingga realitas kehidupannya sendiri akan menjadi tertata. Pembentukan Karakter dengan Kebiasaan Rileks dan Tenang ini akan memiliki hasil yang optimal jika anda juga bisa dihapuskan energi negatifnya melalui program penghapusan energi negatif yang ada di dalam setiap program saya. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar