Rabu, 07 November 2012

Apa yang dimaksud dengan spiritual

Apa yang dimaksud dengan spiritual ?
Karena sudah lama ga menulis, mungkin masih kaku nih.

Kita mulai dari tema ini. Apa sih yang dimaksud dengan spiritual?

Bagi saya spiritual adalah sebuah proses yang hasil akhirnya adalah, ketenangan dalam setiap kondisi, keceriaan dalam menghadapi apapun yang harus dihadapi, relax nya tubuh dimanapun berada tanpa harus mencari sebuah tempatpun.

Agama adalah untuk orang yang ingin ke surga, spiritualitas untuk orang yang ingin kembali ke asalnya

Agama adalah untuk orang yang ingin ke surga, 
spiritualitas untuk orang yang ingin kembali ke asalnya...


Rasakan,..dan keajaiban itu akan datang

masukkan dalam lamunanmu berbagai macam karunia yang kau dapatkan hari ini,..mulai juga untuk esok hari,..jadikan kebiasaan...DAN RASAKAN KEAJAIBAN AKAN DATAN


Terima Kasih

Terimakasih sudah ada dalam jalur kehidupan ini, terimakasih sudah saling mensupport dan memberi,... Terimakasih sudah saling berbagai apapun yg bisa dan ingin dibagi,.. Aku bersyukur ada kalian dalam hidup ini... Terimakasih ya,... Semoga semua diberi kelimpahan apapun yg diinginkan dan dibutuhkan,... Mari bersyukur atas semua yg ada... Bersyukur membuat reaksi menerima dengan lebih besar lagi


Rabu, 31 Oktober 2012

Dari mana asalmu?






Apakah kau tahu kemana tujuanmu?dan darimana engkau berasal?
 Kaji Dirimu untuk temukan Jati Diri dan Diri Sejati mu

Jumat, 08 Juni 2012

Prinsip dasar Chanelling part 3



Terhubung dengan sebuah obyek di alam semesta ini, atau yang saya sebut sebagai chanelling adalah sebuah proses yang sebetulnya sederhana. Namun rumit jika kita tidak mengerti dasarnya.

Sekarang saya ingin bercerita mengenai rumitnya mengolah data yang kita dapat dari hasil chanelling.

Pada umumnya kita terbiasa mengolah informasi yang masuk ke otak dengan menggunakan logika. Logika ini menjadi mentah jika kita mendapatkan data yang sering kali kita tidak pahami dasar-dasar ilmunya. Ilmu yang sesungguhnya sangat luar biasa itu menjadi mentah karena kita memiliki logika yang terbiasa bekerja dengan prinsip : belajar – pahami – kemudian menghasilkan sebuah output yang biasanya disebut kesimpulan.

Seringkali kita berusaha untuk chanelling ke sebuah obyek disekitar kita, jaraknya bisa dekat ataupun jauh. Misalnya di Negara lain, ataupun benua lain. Jarak tidaklah menjadi masalah karena ini semua berlangsung di level imajinasi. Bagi orang yang tidak memiliki bekal yang cukup maka semua akan hanya menjadi imajinasi saja. Bisa kita bayangkan dengan mudah apa saja yang terjadi atau apa yang berlangsung di Negara lain. Tentunya karena kita sudah banyak memiliki pengetahuan yang cukup karena kita sudah sering menonton telivisi ataupun membaca buku mengenai Negara tersebut.

Pada jika ketika kita chanelling kemudian mendapatkan sesuatu informasi yang berada diluar atau jauh sekali dari jangkauan logika kita??

Misalnya saja kehidupan lain di planet lain?? Nah ini baru susah. Karena logika kita belum pernah mendapatkan informasi sama sekali. Mendapatkan informasi nya saja sudah lumayan susah dengan cara Chanelling, belum lagi bagaimana kita memprosesnya dengan logika kita yang terbatas?
Cara atau trik yang mudah adalah dengan membuat logika menjadi NOL dari apa yang sudah pernah dipelajari di kehidupan ini. Dari apa yang sudah kita pernah ketahui. Dan biarkan logika dipenuhi oleh limpahan informasi dari obyek yang kita chanelling.

Pada awalnya mungkin kita tidak bisa dengan cepat untuk menyimpulkan apa yang kita dapat dengan bahasa yang mudah dimengerti orang kebanyakan, bahkan adakalanya kita tidak dapat sama sekali berbicara mengenai hal tersebut. Itu bisa terjadi karena pikiran dan logika belum mempunyai padananan kata yang cocok dengan bahasa atau ilmu yang terbiasa digunakan.

Jika hal tersebut terjadi, yang kuta lakukan hanyalah membiarkan informasi tersebut masuk saja dengan sebanyak banyak nya. Biarkan mengendap saja dahulu. Nanti lama kelamaan kita akan bisa menterjemahkan dengan bahasa atau ilmu yang sesuai dengan ilmu atau bahasa yang kita mengerti.

Seringkali kita memaksa bungkahan informasi yang masuk tersebut dengan cepat untuk dapat bisa dipahami dengan cepat. Bahkan suatu ketika jika logika atau pikiran kita belum NOL, informasi yang masuk  tersebut akan termentahkan sendiri.

Kamis, 07 Juni 2012

Spiritualisme 1

Spiritualism adalah suatu proses untuk membuka kembali koneksi antara spirit mikrokosmos (manusia) dan Spirit Makrokosmos (alam semesta) yang telah sekian lama seakan-akan tertutup dan terpisah.

Ketika proses itu terjadi, pada tahap awal, seseorang akan merasakan kesadarannya menjadi semakin murni dan semakin fresh, sedangkan pada tahap-tahap yang lebih lanjut, frekuensi kesadarannya akan menjadi semakin selaras dengan kesadaran alam semesta.

Panca indera dari orang yang frekuensi kesadarannya telah semakin selaras dengan kesadaran alam semesta akan bertransformasi seiring dengan perubahan frekuensi kesadarannya tersebut, sehingga membuat dirinya mampu mengetahui hal-hal yang tak dapat diindera oleh panca indera manusia "pada umumnya".



Pada tahap kesadaran tsb, "lahirlah" orang-orang dengan berbagai macam "pengetahuan aneh" yang sering dianggap sebagai para jenius dan atau para cenayang, seperti : Nikola Tesla, Albert Einstein, Nostradamus, Edgar Cayce, dll.

Apabila kesadaran manusia dapat menjadi semakin selaras dengan kesadaran alam semesta, maka akan semakin banyak pula berbagai macam "pengetahuan aneh" yang muncul secara tiba-tiba pada diri mereka, walaupun tanpa dipelajari, tanpa diinginkan ataupun tanpa diminta sama sekali